Skip to content

Mengenal B.J Habibie, Bapak Pesawat Indonesia

 

Mengenal B.J Habibie, Bapak Pesawat Indonesia

Penemuan BJ Habibie di Dunia Penerbangan (sumber: GoRiau.com) 

Siapa sih yang gak kenal seorang B.J Habibie? B.J Habibie atau yang memiliki nama lengkap Bacharuddin Jusuf Habibie diketahui lahir pada 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan. Beliau adalah tokoh yang memainkan peran kunci dalam sejarah Indonesia modern. B.J Habibie adalah seorang Presiden ke – 3 Negara Republik Indonesia yang menjabat sejak Mei 1998 hingga Oktober 1999, yang diangkat setelah Presiden Soeharto mundur. Beliau dikenal juga sebagai “Bapak Pesawat” karena keberhasilannya menciptakan pesawat pertama buatan Indonesia.

Sosok B.J Habibie tak lepas dari perannya sebagai pembuat pesawat pertama di Indonesia, yakni N-250 Gatot Kaca, pada 1995. Beliau diketahui sempat bekerja di berbagai perusahaan penerbangan dan konstruksi pesawat di Jerman setelah menikah dengan sang istri, Hasri Ainun Besari. B.J Habibie sempat merancang proyek pesawat CN-235 bersama para insinyur dari perusahaan Spanyol, CASA.

B.J Habibie dikenal juga sebagai “Mr. Crack” karena penemuannya tentang teori inovatif yang dinamai ” Crack Propagation”. Teori tersebut adalah  solusi yang digunakan untuk mendeteksi rambatan kerusakan konstruksi pada badan pesawat.

Bersama timnya dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), Beliau berhasil merancang pesawat baling-baling dengan daya angkut sekitar 50 penumpang dan bisa diperbesar kapasitasnya hingga 70 penumpang bernama N-250 Gatot Kaca.    Meski teknologi yang digunakan oleh B.J Habibie dianggap rumit, oleh sebagian orang, kesuksesan dalam tahap uji terbang pesawat N-250 Gatot Kaca yang dilihat oleh hampir semua rakyat Indonesia dapat menjawab keraguan sebagian orang tersebut. Bahkan, teknologi yang digunakan oleh BJ Habibie diikuti oleh banyak pesawat sejenisnya.

Itulah Penemuan B.J Habibie dalam bidang penerbangan. Sosok yang sangat dihormati ini membuka harapan besar bagi anak-anak bangsa bahwa jika mereka memiliki keinginan untuk belajar dan berinovasi, maka pesawat buatan indonesia pun dapat melenggang di kancah penerbangan dunia.

Penulis: Maulidiyah Shofia Zain, Chelsea Elfas Relginier Afni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *